Sampah

Kebiasaan Buruk Masyarakat dalam Permasalahan Sampah



Oleh Aditya Sello Aji Prasetyo. 

    Permasalahan sampah di Indonesia nampaknya masih belum terlihat ujungnya. Kita masih beranggapan bahwa sampah adalah hal yang sepele dan membuangnya di sembarang tempat sesuka hati kita. Tidak jarang kita melihat pengguna jalan raya yang membuang sampah sembarangan di pinggir jalan. Bukan hanya itu, para wisatawan juga masih banyak yang membuang sampahnya di sembarang tempat hingga mengotori tempat wisata tersebut. Kebiasaan buruk seperti itulah yang menyebabkan permasalahan sampah masih berlangsung hingga saat ini. Jika hal ini masih terus berlangsung, sampah-sampah itu dapat memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Sampah yang dibuang secara sembarangan dapat mengundang berbagai jenis bakteri, virus, dan parasit. Penyakit Yang disebabkan oleh bakteri dari sampah adalah salmonellosis, shigellosis, infeksi kulit, dan tetanus. 

    Dalam kehidupan manusia di masa lalu, sampah belum menjadi permasalahan besar. Namun semakin bertambahnya populasi, masalah sampah jadi semakin besar. Semakin beragamnya aktivitas manusia, semakin beragam pula jenis sampah yang dihasilkan. Sehubungan dengan kegiatan manusia yang semakin beragama, maka permasalahan sampah akan berkaitan, baik dari segi sosial, ekonomi, maupun budaya. Kesehatan seorang atau masyarakat merupakan masalah sosial yang selalu berkaitan antara komponen-komponen yang ada dalam masyarakat.

    Pemukiman yang kumuh akibat sampah tentu tidak enak dipandang. Belum lagi jika ada hewan-hewan kecil di dalamnya seperti lalat, kecoa, dan tikus. Hewan-hewan kecil itulah yang membawa dan menyebarkan bakteri serta virus ke masyarakat. Belum lagi saat musim hujan, sampah-sampah yang ada pada sungau atau selokan dapat membuat aliran air tersumbat sehingga adanya potensi terjadi banjir. 

    Cukup sudah hal-hal buruk tentang sampah itu berlangsung. Sudah saatnya perubahan dalam pengelolaan sampah dilakukan. Pengelolaan sampah berarti adalah pengumpulan, pengangkutan, pemrosesan, pendaurulangan, atau pembuangan dari material sampah. Pengelolaan sampah yang baik tentu akan membawa dampak positif bagi lingkungan dan juga bagi kita. Selain pengelolaan sampah, kebiasaan membuang sampat pada tempatnya juga harus di tanamkan didalam kehidupan sehari-hari masyarakat sedari kecil supaya saat dewasa, mereka tidak membuang sampah secara sembarangan lagi. Tentu saja hal itu juga di bantu oleh pemerintah. Tidak sedikit pemerintah yang melakukan penyuluhan tentang pengelolaan sampah yang baik serta memberikan informasi tentang dampak-dampak negatif sampah bagi masyarakat dan lingkungan, sehingga setiap anggota masyarakat dapat menyadari bahaya sampah yang terus bertambah.


Komentar